Koran Tempo

         Nama Dokumen
Image JPG Pemerintah Akan Mendata Keris Milik Perseorangan
Koran Tempo 27-10-2015 hal 21. Dinas kebudayaan daerah istimewa yogyakarta meminta para pemilik keris mendaftarkan koleksi kerisnya. proses registrasi tersebut untuk mendata kepemilikan keris, asal-usul, dan jenis keris yang akan dimasukkan dalam kategori warisan budaya atau benda cagar budaya. Kepala Pusat Studi Kebudayaan UGM Aprinus Salam, mengatakan tidak mudah bagi pemilik keris untuk mendaftarkan koleksinya. ada yang malu karena tidak semua orang berani membuka koleksinya. (315 kb)
Image JPG 33 Pematung Akan Pamerkan Karya di Jalan
Koran Tempo 06-10-2015 hal 16. sebanyak 33 pematung akan terlibat dalam pameran di jalan yang berada di utara jalan malioboro. sejarawan dari UGM, Sri Margana, meminta agar para seniman patung terlibat dalam perencanaan tata kota di DIY. proses evolusi pembangunan yogyakarta sempat diwarnai keberadaan patung-patung yang diinisiasi oleh arsitek-arsitek barat pada zaman kolonial belanda (768 kb)
Image JPG Garasi Memotret Yogyakarta
Koran Tempo 24-10-2015 hal 22. Kelompok teater asal Indonesia yang berbasis di Yogyakarta, Teater Garasi, dan Rimini Protokoll, Kelompok teater asal Berlin, Jerman akan berkolaborasi pada tanggal 31 oktober dan 1 november. pentas ini bertujuan menawarkan perspektif segar tentang Yogyakarta. (269 kb)
Image JPG Pukat UGM : Jokowi Lemah dalam Pemberantasan Korupsi
Koran Tempo 23-10-2015 hal 22. Peneliti di Pusat Kajian Antikorupsi UGM, Zaenurrahman, mengatakan setahun pemerintahan Joko Widodo bersama Jusuf Kalla belum mampu membangun fondasi kuat di bidang hukum."khususnya pemberantasan korupsi". pukat menilai buruknya kinerja kejaksaan dan kepolisian menjadi indikasi buruknya penegakan hukum. (1285 kb)
Image JPG Budayawan Tolak RUU Kebudayaan
Koran Tempo 28-09-2015 hal 6. Guru besar antropologi UGM, P.M. Laksono meminta DPR merombak ulang draf UU kebudayaan, RUU tersebut memiliki kesalahan mendasar karena mengartikan budaya semata sebagai sebuah produk. padahal kebudayaan memiliki pengertian yang sangat luas dan menyangkut sistem gagasan (2107 kb)
Image JPG Rekahan Kemarau Pemicu Tebing Longsor
Koran Tempo 21-09-2015 hal 14. Praktisi instrumen kebencanaan UGM, Sani Tanaka mengatakan ada korelasi daerah yang mengalami kekeringan parah karena kemarau, potensi longsornya lebih besar. rekahan tanah di bukit atau tebing membuat air hujan lebih mudah masuk dan membuat struktur tanah lebih labil sehingga mudah longsor. (1575 kb)
Image JPG Paket Kebijakan Belum Memuaskan
Koran Tempo 14-09-2015 hal 19. ekonom UGM mengatakan Paket kebijakan ekonomi yang diluncurkan Presiden Joko widodo pekan lalu belum memuaskan dan memberi dampak di pasar dalam jangka pendek, tetapi dalam jangka panjang dengan kebijakan lanjutan akan terasa. paket tersebut mencanangkan tiga hal, yakni mendorong daya saing industri nasional melalui deregulasi, debirokratisasi, penegakan hukum, dan peningkatan kepastian usaha; mempercepat pelaksanaan proyek strategis dengan menghilangkan hambatan, menyederhanakan izin, mempercepat pengadaan barang, dan memperkuat peran kepala daerah; serta meningkatkan investasi di sektor properti. (1227 kb)
Image JPG Pasca Idul Adha, Pedagang Sapi Banting Harga
Koran Tempo 26-09-2015 hal 16. Permintaan hewan kurban berkurang pasca hari raya, sehingga harga sapi menjadi turun misalnya sapi dengan bobot 4 kuintal yang dihargai 20 juta menjadi 17 juta per ekor. Dinas Perindustrian, perdagangan, koperasi dan pertanian Kota Yogyakarta menemukan sedikitnya 90 kasus sapi kurban mengandung cacing hati (2298 kb)
Image JPG Gumuk Pasir Parangtritis Direstorasi
Koran Tempo 12-09-2015 hal 3. Hasil kerja sama Badan Informasi Geospasial, Fakultas Geografi UGM, Pemerintah DIY dan Pemerintah Bantul adalah meresmikan Parangtritis Geomaritime Science Park, peresmian ini juga dibarengi dengan segera digelarnya restorasi kawasan gumuk pasir yang kini terancam rusak serta revitalisasi laboratorium Geospasial Parangtritis (1055 kb)
Image JPG Pengadilan Tinggi Kurangi Hukuman Empat Dosen UGM
Kedaulatan Rakyat 17-09-2015 hal 14.Pengadilan Tinggi DIY mengurangi hukuman empat dosen Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada atas kasus korupsi penjualan lahan milik kampus UGM (1556 kb)
Halaman: << 11 12 13 14 1516 17 18 19 20 >>